Review Slank - Piss

Album ketiga Slank berlabel Piss ini Bagi saya pribadi, merupakan album paling baik yang pernah dihasilkan oleh Slank.
ketika saya kelas 4 SD album ini merupakan salah satu album mereka yang mendapatkan penghargaan BASF Award. Saya lupa untuk kategori apa dan tanggal berapa tepatnya.
tapi yang jelas Slank di album ini, masih merupakan anak muda yang perlu teriak sekeras-kerasnya.
dengan balutan sampul album mirip vokalis The Doors, Jim Morrison mereka mengapresiasikan karya terbaiknya sepanjang masa.

Lagu yang paling saya ingat dari album ini adalah Piss. Lagu yang sampai saat ini saya sudah bekerja masih ada di set reguler slank sampai hari ini.
Lagu yang begitu penuh kemarahan. Sebuah protes vulgar terhadap perang.
Sengaja ditulis dengan ejaan yang sedikit memaksa untuk diIndonesiakan dengan raungan gitar khas Pay yang menurut saya ga tergantikan dengan kedua gitaris slank saat ini.

album piss ini dibuka dengan lagu Mau (Beli) Tidur. Liriknya dan lagunya bagus.
lagu yang membuat rekaman ini begitu indah. Singel pertama yang bikin semua orang terperanjat dengan liriknya yang sangat sederhana. Tidak begitu beraturan, tapi punya efek kejut yang cukup hebat.

Piss juga berisikan sejumlah lagu yang sangat kuat dalam lirik, tipikal Slank era itu. Sebut saja BMW yang mengkritik jalan tol yang menipu publik dengan kemacetannya. Atau mungkin Korban Tradisi yang cukup menebas batas ketabuan di jaman itu dengan liriknya yang menegaskan dengan sangat lugas sikap mempertanyakan pentingnya keperawanan.

dan satu lagu yang jadi hits sepanjang masa Anyer 10 Maret.
Lagu cinta paling jenius yang pernah dihasilkan oleh formasi Slank sampai hari ini. sebuah lagu yang didedikasikan untuk pacar salah satu personel slank saat itu yang telah tiada.

lalu satu lagu lagi, Kirim Aku Bunga. yang juga berhasil menjadi lagu yang sangat radio friendly pada dekade itu. Ciri khas Slank dan banyak band di era itu. Tidak menciptakan lagu yang rumit dari segi strukturnya.

Dari segi musikal, album ini menegaskan musik Slank era rekaman awal yang begitu membagi peran masing-masing instrumen dengan sangat dominan. Isian kibor Indra Qadarsih yang begitu tepat, kadang-kadang memberikan kesan yang begitu mendalam. Sebuah kesan yang begitu dirindukan dalam tubuh Slank era sekarang.

Atau suara mentah drum Bimbim yang sekarang sudah hilang dari rekaman Slank dua atau tiga album terakhir. Keliaran vokal Kaka juga begitu khas di sini terutama dari segi lirik.
Jika slankers kangen dengan Slank versi pemberontak, album ini mungkin harus ada di dalam koleksi anda.

4 comments:

AMIN said...

Saya suka lagu-lagunya slank. Slank bisa mengekspresikan musik dengan gaya mereka sendiri. Salam PISS....

sibaho way said...

album piss itu pula yang memunculkan tagline piss di setiap konsernya. slank era pay pokoknya rock n roll abis deh :) piss....

Beebill Savero said...

@Amin
saya juga slankers sob, salam piss...

@Sibaho way
yup bener banget, piss...

marrs said...

keren...salam 2 jari..